Beranda

SELAMAT DATANG DI WEBSITE

IKATAN ALUMNI UNIVERSITAS PADJADJARAN


Kepada seluruh Alumni Unpad apabila Ingin memberikan Berita atau mempostingkan Artikel di website IKA-Unpad, Dapat mengirimkannya ke Email ika@unpad.ac.id

Kepada Akang/Teteh Alumni, dalam rangka penyusunan dan pembaruan data base Alumni Universitas Padjadjaran. Pengurus IKA Unpad memohon bantuan untuk mengisi formulir yang telah kami sediana, Akang/Teteh bisa mengisinya disini. Atas perhatian Dan kerjasamanya Kami ucapkan terimakasih.

Kepada seluruh Alumni Unpad apabila Ingin memberikan Berita atau mempostingkan Artikel di website IKA-Unpad, Dapat mengirimkannya ke Email ika@unpad.ac.id

Galeri Foto MUSDA IKA UNPAD KOMDA Priangan Timur

Musda & Pelantikan di laksanakan pada hari Sabtu 13 September 2014, di Pendopo Garut, dengan Ketua terpilih Bapak Bupati Garut H. Rudy Gunawan, SH., MH., MP.

Baca lebih lanjut

1

Galeri Foto Wakaf 1000 Al-Qur’an dan Mukena, IKA UNPAD KOMFAK HUKUM

  Sumber : https://www.facebook.com/ika.fhunpad/media_set?set=a.618095538308553.1073741845.100003243379936&type=1

Baca lebih lanjut

IMG_2831

Galeri Foto Buka Bersama PP IKA Unpad

Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran, telah melaksanakan buka puasa bersama pada tanggal 19 Juli 2004 bertempat di Gedung Alumni Bumi Padjadjaran Jl. Singaperbangsa 2014.

Baca lebih lanjut

Terpilih Secara Aklamasi, Dian Rae Pimpin Ika Unpad Komda Bandung Raya

  istimewa JLN BRAGA (GM) -Musyawarah Daerah Ikatan Alumni Unpad Komda Bandung Raya yang diselenggarakan di Gedung BI jln. Braga 108 Bandung, Sabtu (17/5/14) berjalan mulus. Sekira 200 peserta yang hadir mewakili seluruh alumni yang tersebar di Bandung Raya, secara aklamasi sepakat “mendaulat” Dian Rae sebagai ketua Ika Unpad Komda Bandung Raya periode 2014-2018. Acara …

Baca lebih lanjut

Home Coming Day IKA FK

logoikafk
ikafkunpad

Para Alumni IKA FK yang kami hormati,

Pada tanggal 27 September 2014 Fakultas Kedokteran UNPAD dan IKA FK UNPAD akan mengadakan acara Home Coming Day dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-57.   Acara Home Coming Day akan dipusatkan di dua tempat yaitu Kampus Eijckman dan Kampus Jatinangor.  Berikut jadwal lengkapnya:

  • Pukul 06 sd 09 , bike rally mulai dari Eijckman ke Jatinangor
  • Pukul 09 sd 12 , acara kekeluargaan warga FK di Jatinangor
  • Pukul 18 sd 21 , Napak Tilas Perjalanan FK UNPAD Dies Natalis ke 57 di Auditorium Lt II Eijckman
  • Pukul 21 sd end , malam keakraban di Pelataran Lt I Eijckman

 Diharapkan kehadiran seluruh angkatan dari akang dan teteh sekalian.

Panitia akan menyediakan ruangan  bagi angkatan yang menginginkan pertemuan atau berkumpul angkatan di lokasi Gd. Eijckman.

Untuk koordinasi dan informasi dapat menghibungi CP dr Dikki Pramulya (0819690828)

Direktur Eijkman Institute, “Meski Ekonomi Berkembang, Penelitian di Indonesia Masih Terpuruk”

[Unpad.ac.id, 18/09/2014] Indonesia saat ini diakui dunia sebagai salah satu negara dengan tingkat ekonomi terbesar di dunia. Hal ini dibuktikan dengan masuknya Indonesia sebagai anggota G 20. Namun, dari segi jumlah profesi peneliti, Indonesia masih menduduki peringkat terendah.
Direktur Eijkman Institute, Prof. Sangkot Marzuki, saat memberikan keynote speech pada “The 3rd Bandung International Biomolecular Medicine Conference (BIBMC) 2014” di The Trans Luxury Hotel, Bandung, Kamis (18/09). (Foto oleh: Arief Maulana)*

Demikian ditegaskan oleh Presiden Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) yang juga Direktur Eijkman Institute, Prof. Sangkot Marzuki, saat memberikan keynote speech dalam “The 3rd Bandung International Biomolecular Medicine Conference (BIBMC) 2014” di The Trans Luxury Hotel, Bandung, Kamis (18/09).

Prof. Sangkot mengatakan, Indonesia merupakan negara terendah jumlah peneliti dibandingkan negara Brazil, China, India, Singapura, dan Turki. Kurangnya pendaanaan dan penelitian yang unggul menjadi penyebab rendahnya jumlah peneliti di Indonesia. Regulasi pemerintah yang berlebihan juga turut menghambat kemajuan ilmu pengetahuan.

“Indonesia adalah salah satu negara terendah dalam segi pendanaan riset,” kata Prof. Sangkot.

Negara di atas memiliki jumlah peneliti yang tersebar di sektor pemerintahan, bisnis, serta pendidikan tinggi. Saat ini, Indonesia masih terkonsentrasi pada penelitian yang berbasis pada industri. Padahal, ilmu pengetahuan bukan sekadar membangun kemajuan sektor industri saja, tapi juga sebagai bagian dari pembangunan karakter diplomasi bangsa.

Penelitian menjadi bagian dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Untuk itu, ia pun mengajak khususnya para peneliti muda untuk lebih aktif meningkatkan penelitian di Indonesia. Salah satu caranya adalah membangun budaya keilmuan di Indonesia. “Membangun budaya penelitian ilmu pengetahuan sangat penting dilakukan di Indonesia,” tambahnya.

Lebih lanjut lulusan Monash University tersebut mengatakan, kolaborasi juga menjadi aspek penting dalam penelitian. Pihaknya, melalui AIPI telah banyak mendorong peneliti untuk melakukan kolaborasi penelitian hingga tingkat internasional. Selain itu, kolaborasi penelitian antara perguruan tinggi dengan lembaga riset pun penting dilakukan.

Terkait dengan konferensi tersebut, Prof. Sangkot pun mengajak para peserta untuk dapat menghasilkan suatu kolaborasi pemikiran dan penelitian untuk perkembangan biomolekuler di Indonesia.

BIBMC ini merupakan kegiatan ketiga yang digelar setelah tahun 2010 dan 2012. Ketua pelaksana kegiatan, Prof. Ramdan Panigoro, M.Sc., PhD., mengatakan, BIBMC ini merupakan ruang untuk mendiseminasikan perkembangan bidang biomolekuler di Indonesia.

“Ke depan, bidang biomolekuler ini akan menjadi penting karena segala tindakan kesehatan harus berdasarkan dengan detail, sesuai dengan apa yang terjadi di dasar molekulnya,” kata Prof. Ramdan.

Acara ini terdiri dari 3 rangkaian kegiatan, yakni Workshop yang digelar pada Rabu (17/09) di Rumah Pendidikan Unpad Jalan Eijkman No. 38, serta konferensi dan poster presentation BIBMC yang digelar hingga Jumat (19/09) esok. Acara yang menjadi bagian dari Dies Natalis ke-57 FK Unpad ini digelar atas kerja sama FK Unpad dengan para stakeholder di bidang kesehatan di Indonesia.

Workshop sendiri terbagi menjadi 8 kelas. Inti dari workshop tersebut adalah praktik dari kemajuan bidang biomolekuler yang sudah dilakukan oleh FK Unpad. Adapun pembicara yang hadir dalam acara ini berasa dari negara Jepang, Singapura, Jerman, Belanda, Swedia, Thailand, dan Amerika Serikat.

“Beberapa pembicara merupakan supervisor dari para dosen kami yang dulunya belajar di negara tersebut. Sehingga, ini benar-benar sebuah kolaborasi ilmiah,” kata Prof. Ramdan.*

Laporan oleh: Arief Maulana / eh *

Prof. Dr. Eddy Mulyadi Soepardi, MM.,SE.,Ak.

 

 

 

 

DATA PRIBADI

Nama                   : Prof. Dr. Eddy Mulyadi Soepardi, MM.,SE.,Ak.
Tempat/tgl.Lahir : Bogor, 30 Oktober 1954
Agama                 : Islam
Alamat                  : Baranangsiang Indah Blok DII/6 Bogor 16710

RIWAYAT PENDIDIKAN

1. Sekolah Dasar Negeri Sukasari II Bogor, lulus ttahun 1967;
2. Sekolah Menengah Pertama Negeri I Bogor, lulus tahun 1970;
3. Sekolah Menengah Atas Negeri II Bogor, lulus tahun 1973;
4. Fakultas Ekonomi, Jurusan Akuntansi Universitas Padjadjaran Bandung, lulus tahun 1983;
5. Program Pascasarjana S2 Magister Manajemen STIE IPWI Jakarta, lulus tahun 1995;
6. Program Pascasarjana S3 Bidang Ilmu Ekonomi-Akuntansi Universitas
Padjadjaran Bandung lulus tahun 2005;

RIWAYAT JABATAN TENAGA PENGAJAR

1. Asisten Ahli tahun 1990;
2. Lektor Muda tahun 1994;
3. Lektor tahun 1996;
4. Lektor Kepala Madya tahun 1998;
5. Lektor Kepala tahun 2001;
6. Guru Besar Ilmu Akuntansi 2007.

RIWAYAT PEKERJAAN

  1. Dosen Tidak Tetap Fakultas Ekonomi Universitas Pakuan, tahun 1984;
  2. Dosen Tetap Fakultas Ekonomi Universitas Pakuan, tahun 1985 sampai dengan sekarang;
  3. Ketua Jurusan Akuntansi Fkultas Ekonomi Universitas Pakuan, tahun 1987 – 1990;
  4. Pembantu Dekan Bidang Akademik Fakultas Ekonomi Universitas Pakuan, tahun 1990 – 1999;
  5. Kepala Laboratorium Komputer Universitas Pakuan, tahun 1992 – 1999;6. Ketua Tim Asistensi Yayasan Kesatuan – bogor, tahun 1993 – 1995;
    Ketua BPH-BPPT Yayasan Kesatuan – Bogor, tahun 1996 – 1999;
  6. Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Pakuan, tahun 1999 sampai dengan sekarang;
  7. Auditor pada Perwakilan BPKP Perwakilan DKI Jakarta, tahun 1984;
  8. Kepala Seksi Pengawasan Penerimaan Daerah pada Deputi Bidang Pengawasan Penerimaan Pusat dan Daerah – BPKP di Jakarta, tahun 2000;
  9. Kepala Sub Direktori Investigasi BUMN, Direktorat Investigasi BUMN dan BUMD pada Deputi Bidang Investigasi – BPKP di Jakarta tahun 2002;
  10. Direktur Investigasi Hambatan Kelancaran Pembangunan pada Deputi Bidang Investigasi – BPKP di Jakarta, tahun 2006;
  11. Direktur Investigasi BUMN dan BUMD pada Deputi Bidang Investigasi – BPKP di Jakarta, tahun 2007 sampai dengan sekarang;
  12. Staf Pengajar pada Lembaga Pengembangan Fraud Auditing (LPFA), tahun 2002 sampai dengan sekarang;
  13. Anggota BPK, Tahun 2014 – 2019

KEANGGOTAAN PROFESI

  • Anggota Ikatan Akuntan Indonesia (IAI)

KARYA TULIS

  1. Memahami Kerugian Keuangan Negara Sebagai Salah Satu Unsur Tindak Pidana Korupsi, disampaikan dalam acara Ceramah Ilmiah pada Fakultas Hukum Universitas Pakuan;
  2. Persepsi Kerugian keuangan Negara, disampaikan pada acara Workshop Pembuktian Unsur Kerugian Keuangan Negara dan Perhitungannya Dalam Tindak Pidana Korupsi Tahun 2007 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
  3. Upaya Pencegahan Fraud dalam Pengelolaan Keuangan Negara, Economic Business & Accounting Review (EBAR) Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Januari-APril 2007;
  4. Memahami Akuntansi Keuangan, Penerbit Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2006;
  5. Pengaruh Perumusan dan Implementasi Strategi terhadap Pengendalian Anggaran, Jurnal Bisnis dan manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret, mei 2006;
  6. Pengaruh Pencegahan Akuntansi dan Implementasi strategi terhadap Kinerja Keuangan (Survei pada BUMN yang menderita Kerugian), Jurnal Sosial dan Pembangunan Universitas Islam Bandung, September 2005.
  7. Peran Fraud Audit dalam Upaya pemberantasan Korupsi, Jurnal Ilmiah manajemen dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Pakuan, September 2005;
  8. Kajian Literatur Teori Strategi Definisi dan Hubungan Antar Tahap, Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Pakuan, April 2005.

Sumber : https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=710389385688766&id=175097285884648

Dr. Moermahadi Soerja Djanegara, S.E., Ak., M.M., C.P.A dan Prof. Dr. Eddy Mulyadi Soepardi, MM., SE., Ak. terpilih menjadi anggota BPK

 

Dr. Moermahadi Soerja Djanegara, S.E., Ak., M.M., C.P.A

Alumni Fakultas Ekonomi Unpad ’74

Prof. Dr. Eddy Mulyadi Soepardi, MM., SE., Ak.

Alumni Fakultas Ekonomi Unpad ’75

Dua Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran Dr. Moermahadi Soerja Djanegara, S.E., Ak., M.M., C.P.A dan Prof. Dr. Eddy Mulyadi Soepardi, MM., SE., Ak. terpilih menjadi anggota BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) Republik Indonesia Periode 2014 – 2019.

Jakarta (Antara) – Komisi XI DPR RI menetapkan lima anggota Badan Pemeriksa Keuangan terpilih periode 2014–2019, yakni Moermahadi Soerja Djanegara, Harry Azhar Azis, Rizal Djalil, Achsanul Qosasi, dan Eddy Moelyadi Soepardi.

Komisi XI (Bidang Keuangan dan Perbankan) DPR RI menetapkan lima anggota BPK terpilih tersebut melalui pemungutan suara secara tertutup di Jakarta, Senin.

“Lima orang yang sudah terpilih ini akan dibawa ke sidang paripurna. Setelah itu, akan dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,” kata Ketua Komisi XI DPR RI Olly Dondokambey.

Rizal Djalil merupakan calon petahana yang masih menjabat sebagai Ketua BPK, sedangkan Moermahadi Soerja Djanegara adalah calon petahana yang merupakan anggota I BPK.

Ketiga anggota lainnya adalah anggota Komisi XI Achsanul Qosasi dari Fraksi Partai Demokrat, anggota Komisi XI Harry Azhar Azis dari Fraksi Partai Golkar, dan satu orang pejabat Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Eddy Moelyadi Soepardi.

Dalam pemungutan suara di Komisi XI, Senin petang ini, Moermahadi meraih suara terbanyak dengan 32 suara, Harry Azhar 31 suara, Achsanul dan Rizal masing-masing 30 suara.

Adapun Nur Yasin dan Eddy menempati posisi kelima dengan jumlah suara sama, yakni 23 suara, dan harus mengikuti pemilihan ulang.

Pada pemilihan ulang, Eddy mendapat 31 suara, sedangkan Nur Yasin 20 suara. Total anggota DPR yang memberikan suaranya berjumlah 56 orang, sedangkan pada pemilihan kedua berkurang menjadi 51 orang.

H. Rudy Gunawan, S.H., M.H., MP.

H. Rudy Gunawan, S.H., M.H., MP. (lahir di Garut, Jawa Barat, 4 Agustus 1964; umur 50 tahun), beliau adalah Bupati Garut yang menjabat sejak 23 Januari 2014. Ia bersama wakilnya dr. H. Helmi Budiman dicalonkan oleh Partai Gerindra, PKS dan PBB untuk menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati Garut periode 2014-2019. Mereka berhasil memenangkan Pemilukada Garut dengan mengalahkan Bupati Petahana yaitu H. Agus Hamdani G.S., S.Pd.I.

Riwayat Pekerjaan

  • Wiraswasta
  • Advokat/Professional
  • Bupati Garut 2014 – Sekarang

Riwayat Pendidikan

  1. SDN III Wanaraja Tahun 1976
  2. SMPN II Garut Tahun 1980
  3. SMAN X Bandung Tahun 1983
  4. Fak. Hukum UNPAD Tahun 1988
  5. Pasca Sarjana STIH LPIH-IBLM Tahun 1999

Riwayat Organisasi

  1. Ketua HKTI Jawa Barat Tahun 2004 – sekarang
  2. Ketua KAI Jawa Barat Tahun 2008 – sekarang
  3. Ketua IPHI Jawa Barat Tahun 2003 – sekarang
  4. Ketua KADIN Bidang Pertanian Tahun 1997 – 2007
  5. Ketua ARDIN Jawa Barat Tahun 1992 – 1997
  6. Ketua POR UNI Bandung Tahun 2003 – 2012
  7. Ketua PARMUSI Jawa BaratTahun 2010 – sekarang
  8. Ketuan IKA UNPAD KOMDA Priangan Timur 2014 – 2018

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Rudi_Gunawan